Langkah-langkah Berobat ke Singapura untuk Pasien Baru

Selain sebagai tujuan wisata, Singapura juga menjadi tempat berobat favorit termasuk bagi orang Indonesia. Hal ini mengingat Singapura memiliki rumah sakit dengan alat medis canggih sekaligus dokter handal & bersertifikasi internasional sehingga bisa memberikan hasil pemeriksaan yang akurat serta penanganan medis yang tepat. Dengan demikian, peluang kesembuhan pasien semakin terbuka lebar. Mengurus pengobatan ke Singapura bukan perkara sulit bagi mereka yang sudah berulang kali berobat, tapi akan sangat menyulitkan bagi mereka yang baru pertama kali berobat. Bagi Anda yang ingin berobat ke Mount Elizabeth Singapura atau rumah sakit lainnya untuk kali pertama, berikut ini langkah-langkah yang mesti dilakukan:

Cari rumah sakit & dokter yang tepat

Memilih rumah sakit & dokter yang tepat menjadi hal yang sangat penting karena dapat menunjang kenyamanan selama berobat sekaligus meningkatkan peluang sembuh. Maka dari itu, jangan gegabah ketika memilih rumah sakit & dokter termasuk ketika hendak berobat Singapura sekalipun. Boleh dibilang rumah sakit & dokter Singapura rata-rata bagus, tapi tidak semuanya tepat untuk Anda. Dari sekian banyak rumah sakit, cari yang menawarkan biaya perawatan kesehatan sesuai kantong (meski pada dasarnya biaya kesehatan ditentukan juga oleh jenis pengobatan yang dilakukan, rawat inap/tidak, dll), mempunyai klinik unggulan sesuai penyakit, memiliki fasilitas medis untuk penyakit yang diderita, dsb.

Untuk dokternya, cari yang memiliki subspesialis sesuai dengan keluhan Anda, bisa bahasa Melayu jika tidak fasih bahasa Inggris sehingga konsultasi bisa berjalan dengan lancar, & punya rekam jejak yang baik. Namun, ini tidak perlu dipusingkan jika Anda sudah mendapatkan rujukan dari dokter di tanah air yang menangani penyakit sebelumnya.

Buat appointment

Berbeda dengan ketika berobat di Penang di mana kebanyakan rumah sakit berikut dokternya tidak menerima janji temu untuk pasien baru tapi harus datang terlebih dahulu & mengambil nomor antrian, di Singapura pasien baru sekalipun bisa membuat appointment sebelum kedatangan. Dengan harapan, pasien tidak terlalu lama menunggu antrian untuk melakukan konsultasi dengan dokter yang telah ditunjuk. Ini berarti Anda harus mendaftarkan diri ke pusat informasi pasien internasional yang ada di setiap rumah sakit Singapura apabila telah menemukan rumah sakit sekaligus dokter yang akan dituju.

Siapkan tiket & dokumen perjalanan

Jika telah mendapatkan kepastian jadwal konsultasi dengan dokter pilihan, Anda bisa menyiapkan tiket perjalanan ke Singapura. Hal ini bertujuan agar Anda tidak terlalu lama berada di Singapura sehingga membuat pengeluaran untuk biaya hidup di sana membengkak. Sebelum berangkat, pastikan semua dokumen yang dibutuhkan seperti paspor, KTP, surat rujukan, atau lain sebagainya tidak terlupakan. Jangan sampai perjalanan berobat jadi terhambat gara-gara lupa membawa dokumen tsb.

Temukan penginapan selama berobat

Anda tentu membutuhkan tempat bermalam selama berada di Singapura. Cari-cari penginapan yang jaraknya paling dekat dengan rumah sakit yang bakal dituju sehingga dapat menghemat ongkos transportasi. Akan lebih baik lagi jika di sekitar penginapan banyak tempat makan yang menjajakan makanan sesuai di lidah. Agar tak salah pilih, tak ada salahnya mendapatkan rekomendasi dari mereka yang pernah berobat ke Singapura dari kerabat, tetangga, atau forum online.

Itulah beberapa langkah yang kudu Anda lakukan sebagai pasien baru yang mau berobat ke rumah sakit Singapore. Intinya sebagai orang yang kali pertama berobat ke Singapura, Anda harus banyak-banyak cari informasi dan jangan ragu tanya-tanya dengan pasien lama supaya tak salah ambil langkah. Semoga perjalanan berobat Anda lancar dan get well soon 🙂

FAQ Tentang Penyakit Osteoporosis

Osteoporosis merupakan masalah kesehatan yang dapat menyerang siapa saja tapi paling banyak dialami oleh wanita lanjut usia. Kendati demikian, pria juga beresiko mengalami penyakit satu ini. Osteoporosis sendiri adalah jenis penyakit yang dapat menganggu atau menyerang bagian tulang yang akhirnya membuat tulang menjadi lemah dan rapuh. Yang mana tulang merupakan salah satu bagian penting bagi setiap orang. Tulang yang mengalami osteoporosis dapat menyebabkan tulang mudah patah ketika Anda terjatuh. Sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang agar terhindar dari penyakit osteoporosis. Apa sih yang menyebabkan seseorang terkena osteoporosis? Untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang penyakit satu ini, artikel ini tidak hanya membahas mengenai penyebabnya tapi jenis-jenisnya, gejalanya dan juga cara mencegahnya. Lebih jelasanya lagi, yuk simak artikel di bawah ini.

Apa penyebabnya?

Pertama-tama yang harus diketahui oleh Anda tentang osteoporosis adalah penyebabnya. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit satu ini, seperti berikut.

  1. Usia

Usia menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan Anda bisa terkena penyakit tulang/osteoporosis. Ini dikarenakan banyak orang yang telah berumur yang mengalami penyakit satu ini. Namun, bukan tidak mungkin bila semasa muda Anda rajin olahraga dan banyak minum kalsium penyakit ini akan terhindar.

  1. Faktor keturunan

Jika memiliki orang tua atau keluarga yang memiliki riwayat osteoporosis, bisa jadi ini yang menyebabkan Anda terkena penyakit yang sama.

  1. Kurang kalsium

Kalsium sangat berperan penting untuk membuat tulang kuat dan padat. Jika Anda kurang mengkonsumsi kalsium, inilah yang jadi penyebabnya.

  1. Kurang berolahraga

Olahraga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan salah satunya untuk mencegah masalah tulang. Kurang berolahraga hanya akan menyebabkan Anda terkena penyakit osteoporosis.

  1. Gaya hidup

Merokok, mengkonsumsi minimum beralkohol dan terlalu sering mengkonsumsi minuman berkafein bisa menjadi penyebab Anda terserang penyakit osteoporosis.

Apa saja jenis-jenisnya?

Setelah Anda mengetahui penyebabnya, yang harus diketahui berikutnya dari penyakit osteoporosis adalah jenis-jenisnya. Yang mana osteoporosis terbagi menjadi dua jenis yaitu osteoporosis primer dan osteoporosis sekunder.

  1. Osteoporosis primer

Jenis osteoporosisi satu ini sering menyerang wanita paska menopause dan pria usia lanjut. Pemicunya disebabkan oleh berbagai hal seperti merokok, berat badan rendah dan alkohol.

  1. Oesteoporosis sekunder

Untuk jenis ini disebabkan oleh kondisi medis tertentu salah satunya seperti leukemia. Jenis osteoporosis sekunder juga bisa disebabkan oleh mengkonsumsi obat yang dapat merusak tulang.

Bagaimana gejalanya?

Selanjutnya yang harus diketahui tentang penyakit oesteoporosis yaitu gejalanya. Dengan mengetahui gejalanya diawal, Anda bisa cepat bertindak agar cepat dilakukan pengobatan. Gejala dari penyakit tulang ini seperti rasa kram dan nyeri otot pada tulang, kuku rapuh, postur tubuh yang mengalami bungkuk, sering mengalami keretakan tulang dan tinggi badan menurun. Jika keluarga Anda mengalami gejala-gejala diatas, segera mungkin lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Bagaimana cara mencegahnya?

Mencegah merupakan salah satu cara untuk menghindari penyakit satu ini. Untuk mencegah agar tidak terkena osteoporosis atau agar tulang tetap sehat dan kuat, banyak cara yang dapat dilakukan. Adapun cara-cara mencegah penyakit ini yaitu dengan cara berolahraga, memenuhi kebutuhan kalsium, menghindari gaya hidup tidak sehat, mengkonsumsi makanan sehat dan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Demikianlah tentang penyakit osteoporosis yang harus Anda ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.