Jenis-jenis Penyakit yang Mematikan

Sejatinya setiap orang menginginkan hidup sehat dan panjang umur. Namun, kematian merupakan tadir yang tidak dapat ditolak karena setiap makhluk yang bernyawa akan mengalami yang namanya kematian. Salah satu penyebab orang meninggal yaitu dikarenakan mengidap penyakit yang mematikan. Oleh karena itu, yang harus dilakukan oleh Anda untuk mencegah penyakit yang mematikan ini yaitu dengan cara menjaga pola hidup sehat. Bukan tidak mungkin dengan menerapkan pola hidup sehat, maka sistem kekebalan tubuh akan kuat sehingga tidak mudah terserang penyakit. Ini dikarenakan ada banyak jenis penyakit yang mematikan. Adapun jenis-jenis penyakit yang mematikan diantaranya yaitu:

Jantung koroner

Jantung merupakan organ tubuh manusia yang memiliki fungsi sangat penting. Yang mana salah satu fungsi dari jantung adalah untuk memompa darah keseluruh tubuh. Namun, organ satu ini termasuk salah satu organ yang bisa terserang penyakit mematikan. Adapun jenis penyakit yang menyerang jantung dan mematikan adalah jantung koroner. Menurut WHO telah banyak orang yang mengidap penyakit jantung koroner meninggal dunia. Penyebab dari jantung koroner diantaranya yaitu kurang berolahraga, darah tinggi, merokok dan mengkonsumsi makanan berlemak. Agar Anda terhindar dari penyakit berbahaya dan mematikan ini Anda harus menerapkan kebiasaan baik seperti rutin olahraga, menjaga berat badan, menghindari makanan berlemak, mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Stroke

Selain jantung koroner, penyakit yang mematikan selanjutnya adalah stroke. Stroke merupakan penyakit yang menyebabkan adanya gangguan pada fungsi otak. Penyebab dari penyakit satu ini diantaranya darah tinggi dan kurang berolahraga. Gejala dari penyakit stroke pandangan kabur, mati rasa pada tubuh dan sering kesemutan. Tidak sedikit juga orang yang mengalami stroke meninggal dunia. Oleh karena itu, agar penyakit satu ini tidak menimpa Anda segera mungkin dicegah. Cara mencegah penyakit stroke seperti rutin olahraga, menjaga tekanan darah, menghindari rokok, mengkonsumsi makanan bergizi (sayur-sayuran dan buah-buahan).

Kanker

Ada banyak jenis penyakit kanker seperti kanker hati, kanker otak, kanker payudara, kanker paru-paru, kanker serviks, kanker kulit, dan masih banyak lagi. Yang harus Anda ketahui penyakit kanker termasuk penyakit yang ganas dan mematikan. Bagaimana tidak penyakit jenis ini berada pada urutan nomor 2 jenis penyakit mematikan di dunia. Ketahui juga bahwa penyakit ini bisa menyerang semua umur dari anak-anak hingga orang tua. Penyebab kanker diantaranya seperti pola makan yang tidak baik, gaya hidup, umur, kurang olahraga, faktor keturunan, merokok, dll. Jadi, salah satu cara yang harus dilakukan oleh Anda untuk mencegah penyakit ini yaitu harus menerapkan gaya hidup sehat.

TBC

Jenis penyakit mematikan selanjutnya adalah TBC. Yang mana penyakit ini merupakan penyakit yang menyerang organ paru-paru dan disebabkan oleh bakteri mycobacterium tibercullosis. Gejala dari penyakit TBC seperti batuk yang tidak sembuh-sembuh, tubuh terlihat kurus dan nafsu makan menurun, tubuh akan terasa lebih lemah, dan demam muncul lalu hilang sendiri serta keringat dingin dimalam hari. Cara mencegah TBC seperti olahraga secara teratur, istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi dan bernutrisi, menghindari rokok dan alkohol, dan menggunakan masker ketika pergi ke tempat umum agar tidak tertular dengan penderita TB aktif.

Memang jenis-jenis penyakit yang ada diatas termasuk penyakit yang mematikan. Kendati demikian bukan berarti penyakit jenis ini tidak dapat dicegah. Untuk mencegah semua penyakit yang mematikan ini maka menerapkan gaya hidup sehat merupakan salah satu caranya.

Penyakit Batu Kandung Kemih Bikin Sulit Buang Air Kecil

Pernah dengar tentang batu kandung kemih? Ini adalah endapan mineral yang ada dalam kandung kemih. Endapan ini sendiri sebenarnya dapat keluar dengan sendirinya apabila sistem pencernaan dan pembuangan lancar, khsusunya saat buang air kecil. Ketika mengidap penyakit batu kandung kemih, penderitanya akan kesulitan untuk buang air kecil dan muncul rasa sakit pada kemaluannya. Penyakit ini sendiri bisa menyerang siapa saja tapi didominasi oleh orang-orang yang sudah berusia 50 tahun ke atas baik itu pria maupun wanita. Mau tahu apa saja penyebabnya, gejalanya, dan juga penanganannya? Simak semuanya di bawah ini:

Penyebab

Penyebab masalah kesehatan ini cukup beragam, yaitu pembesaran prostat, dinding kandung kemih yang melemah atau mengendur dan jatuh ke arah vagina (sistokel), pembengkakan kandung kemih, penggunaan kateter urin atau alat KB, diet tinggi lemak, gula, atau garam dengan asupan vitamin A dan B yang rendah, saraf kandung kemih yang rusak, batu ginjal, devertikal kandung kemih (terbentuknya kantong pada dinding kandung kemih), dan operasi pembesaran kandung kemih. Untuk itu, pastikan untuk hati-hati dan konsultasi terlebih dahulu jika ingin menggunakan kateter urin atau alat KB, hindari diet yang merugikan tubuh, hindari sering menahan buang air besar atau kecil, dan rajin konsumsi buah dan sayur serta minum air mineral minimal 8 gelas per hari.

Gejala

Gejala penyakit batu kandung kemih adalah kesulitan buang air kecil, alat kelamin terasa sakit, perut bagian bawah terasa perih, keluar darah dalam urin, sering buang air kecil, urin terlihat gelap dan pekat, urin yang dikeluarkan tidak lancar, dan rasa nyeri pada saat buang air kecil. Apabila penyakit ini diderita oleh anak-anak laki-laki, gejala tambahan dapat terjadi, yaitu sering ngompol dan kemaluan yang sering ereksi padahal tidak ada rangsangan sama sekali. Apabila sudah mengalami gejala seperti yang sudah disebutkan ini, diharapkan untuk segera menemui dokter untuk mengecek kondisi kesehatan dan memastikan gangguan kesehataan ini.

Penanganan      

Apabila penderita sudah memeriksakan diri ke rumah sakit, dokter akan mengetahui ukuran dari batu kandung kemih yang diderita. Jika ukurannya kecil, dokter akan menyarankan penderita untuk minum air mineral minimul 1200 mililiter atau 1,2 liter dalam sehari. Itu artinya penderita harus minum setidaknya 8 gelas air putih sehari. Mengapa hanya minum air putih dan tidak mengkonsumsi obat-obatan tertentu untuk melarutkan batu kandung kemih? Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwasannya batu kandung kemih adalah endapan dari mineral yang mana jika ukurannya kecil, endapan ini bisa dihancurkan dan dikeluarkan bersamaan dengan urin. Cara menghancurkannya sendiri yaitu dengan banyak mengkonsumsi air mineral.

Di sisi lain, apabila ukuran batu kandung kemih besar, dokter akan menyarankan untuk melakukan cystolitholapaxy, yaitu penggunaan laser atau alat mekanis untuk menghancurkan batu tersebut. Cara ini terbilang kurang aman karena kandung kemih bisa saja mengalami infeksi. Dokter memang akan memberikan antibiotik sebelum proses penyembuhan tapi resiko untuk terserang infeksi masih bisa terjadi. Apabila batu sudah terlalu besar dan sulit untuk dihancurkan, dokter akan melakukan pembedahan untuk mengeluarkan batu tersebut. Sama seperti langkah penanganan sebelumnya, pasien juga beresiko terkena infeksi kandung kemih dan utera. Memang dokter akan memberikan antibiotik untuk mengurangi resiko ini tapi setiap pembedahan baik itu kecil maupun besar pasti memiliki efek samping.